PPP

PPP Babel Sukses Gelar Vaksinasi Kepada Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangka Belitung sukses gelar vaksinasi dosis pertama kepada masyarakat.

Antusiasme warga terlihat usai menerima edukasi manfaat vaksin dari pengurus partai dan tampak ratusan warga sejak pukul 7.30 WIB telah memadati halaman kantor PPP.

“Peserta vaksinasi di kantor DPW PPP ini base on data, artinya pengurus terlebih dulu melaksanakan masa pendaftaran selama seminggu lebih bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mau ikut vaksin,” ungkap Ketua DPW PPP Babel, Amri Cahyadi kepada media, Sabtu (25/9).

Tercatat sebanyak 400 ratus lebih warga telah mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dan kepada warga yang telah terdaftar tersebut diutamakan sebagai penerima vaksin.

Adapun jenis vaksin yang diberikan dalam kesempatan baik itu yakni Vaksin Sinovac sebanyak 1000 dosis hasil kerja sama antara PPP Babel bersama Polda Babel.

“Kita juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Polda Bangka Belitung, dalam hal ini melibatkan kita merealisasikan vaksinasi kepada masyarakat, acara vaksinasi di PPP berkonsep gebyar vaksin, warga yang mendaftar akan menerima doorprize hasil undian, nanti akan diumumkan oleh pengurus, tapi kepada warga yang mendaftar jangan mengharapkan hadiahnya, tapi harus mengharapkan kesehatannya,” terang Wakil Ketua DPRD Babel itu.

Kendati menggunakan mekanisme pendaftaran, namun tidak menutup kesempatan bagi warga lain yang belum mendaftar dapat datang langsung ke kantor DPW PPP Babel hingga Minggu, (26/9) dan panitia terus sigap membantu.

Dalam momentum itu, Kapolda Irjen Pol, Anang Syarif turut menghadiri pembukaan vaksinasi di kantor PPP Babel. 

Dia menyampaikan, vaksinasi harus mencapai target sehingga kekebalan tubuh di Bangka Belitung tercapai. 

Apalagi, setiap aktivitas masyarakat harus menunjukkan sertifikat vaksin.

“Kita didukung PPP bisa melaksanakan vaksinasi dan setelah vaksinasi sampaikan pada sanak saudara agar pentingnya vaksinasi sehingga saat ini semua aktivitas harus bersertifikat vaksinasi,” jelasnya. 

Lebih lanjut, program vaksinasi ini pun tidak hanya berlaku bagi warga pangkalpinang saja, tetapi berlaku bagi siapa saja asalkan membawa KTP atau Kartu Keluarga dan sebagian besar target bagi warga yang belum divaksin sehingga harapannya semua bisa sehat dan kembali normal. (*/rls)

Amri Cahyadi Sebarluaskan Tiga Perda Sekaligus

WARTABANGKA, MENDO BARAT – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi menggandeng komisioner dan akademisi untuk menyampaikan tiga peraturan daerah (Perda) secara berbeda kepada masyarakat, dalam rangka meningkatkan edukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Adapun perda yang disampaikan dalam penyebarluasan peraturan daerah itu yakni, Perda Nomor 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Perda Nomor 09 Tahun 2016 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah serta Perda Nomor 02 Tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Amri Cahyadi yang juga menjabat Ketua DPW PPP Babel, dalam arahannya menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan pernah bosan untuk menyampaikan peraturan daerah kepada masyarakat terkait kesadaran protokol kesehatan. Mengingat, Covid-19 bukan kategori virus epidemi, melainkan bersifat pandemi.

“Perda  yang kita sampaikan ini merupakan kebijakan kita bersama untuk mencegah penyebaran virus. Meskipun perda tidak bisa menyembuhkan penyakit akibat virus, tetapi ini ikhtiar kita bersama dalam upaya mencegah virus untuk tidak menular,” ujar Amri kepada tamu undangan, dii Hotel Aksi, Kabupaten Bangka, Jumat (10/9).

Amri juga menerangkan, Covid-19 sendiri telah berkembang menjadi beberapa varian baru, termasuk yang terakhir dari varian delta sekarang menjadi varian MU (varian kelima Covid-19). Dimana diterangkan, penularannya lebih cepat, satu orang dapat menularkan kepada tiga orang dalam satu ruangan.

“Dalam ilmu matematika ada rumusnya, 1 pangkat 3. Dalam satu hari bisa satu orang sudah bisa menyebarkan tiga orang. Kalau ini tidak dicegah, kalikan dalam seminggu yakni tujuh hari berapa orang yang sudah tertular, begitu juga seterusnya,” tukasnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Ustad Dede: Penegakan Perda AKB Harus Tetap Humanis

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 kembali disebarluaskan.

Hal ini dalam rangka memberikan edukasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Bangka Belitung (Babel), Dede Purnama Alzulami dan Kasi Bina Tibum dan Ketentraman Masyarakat Kota Pangkalpinang, M. Fajri Alzulami, bertindak sebagai narasumber dalam agenda penyebarluasan kali ini, di Hotel Osela Pangkalpinang. Kamis (9/9).

Dalam imbauannya, Ustad Dede sapaan akrab Sekretaris Fraksi PPP itu mengatakan, bahwa masyarakat Babel pada umumnya, harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak dan mencuci tangan dan menggunakan masker.

“Kita selalu mengimbau dalam kegiatan apapun dan dalam kehidupan kita sehari-hari terutama kita harus menjalankan protokol kesehatan. Baik bermasker, menjaga jarak, meningkatkan imun,” pesannya di hadapan tamu undangan.

Kehadiran Perda ini, sambungnya, sebagai bukti cinta dan kasih sayang pemerintah terhadap masyarakat.

Muatan aturan didalamnya bersifat mengikat namun bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk melindungi masyarakat itu sendiri.

“Maka penerapan perda disarankan lebih humanis dan mengakomodir semua pihak, pendekatannya pun tidak dengan kekerasan,” terangnya.

Dalam momentum itu pun, Kasi Bina Tibum dan Ketentraman Masyarakat Kota Pangkalpinang, M. Fajri Alzulami turut menyampaikan urgensi dari pada Perda di atas.

Dia merincikan, turunan dari Perda Adaptasi Kebiasaan Baru itu pun telah ditindaklanjuti oleh Peraturan Walikota Pangkalpinang Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease-19, di Kota Pangkalpinang.

“Tindaklanjut dari Perwako ini, kita dari jajaran Satpol PP bersama dengan TNI dan Polisi turun ke lapangan hampir tiap hari dan malam, supaya prokes kita jangan sampai longgar,” pesannya.

Jauh sebelum diterapkan, pihaknya telah mensosialisasikan Perwako tersebut kepada masyarakat kota pangkalpinang lebih awal.

Demi kepastian hukum Perwako dimaksud pun tetap memberlakukan sanksi-sanksi bagi tiap pelanggar prokes.

Namun dalam pemberian sanksi itu, dijelasnya harus melewati beberapa tahap sanksi, terutama sanksi teguran lisan, dilanjutkan dengan sanksi teguran tertulis, sanksi sosial dan selanjutnya sanksi administrasi.

Tahapan yang tersusun sistematis itu sebagai bukti bahwa perwako itu menggunakan pendekatan humanis.

“Misalnya sanksi sosial, bagi pelanggar prokes disuruh menyapu, kalau sanksi administrasi bagi pelanggar per orangan diberlakukan 250 ribu, kalau bagi pengusaha sanksi administrasinya sampai 25 juta,” tandasnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

DPRD Dorong Kembalikan Sistem PPDB ke Standar Nilai

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Bangka Belitung (Babel) mendorong pemerintah pusat untuk mengembalikan sistem standar nilai di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tahun ajaran mendatang.

Pasalnya, banyak catatan negatif atas pemberlakuan sistem PPDB yang mengacu pada tiga jalur zonasi, prestasi dan mutasi sehingga menyebabkan siswa yang dinilai berpotensi gagal masuk sekolah negeri yang diinginkan.

Seperti halnya disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Babel, Dede Purnama Alzulami. Menurutnya, pemerintah pusat wajib mengkaji sistem PPDB tersebut.

“Di kota besar seperti Jakarta, sistem ini memang solusi. Tapi tidak untuk di Bangka Belitung,” sebutnya, Senin (23/8).

Ia pun menilai, sistem yang mengedepankan zonasi PPDB ini pun kurang menerapkan konsep berkeadilan dalam pendidikan. Pihaknya pun berencana akan menyurati DPR RI untuk ikut mengevaluasi sistem PPDB ini.

“Kita ingin sistem ini diubah,” kata pria yang akrab disapa Ustad Dede ini.

Jika pun masih menggunakan sistem ini, pihaknya mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi persentase lebih bagi siswa berprestasi.

“Jangan hanya 15 persen untuk (jalur) prestasi. Itu pun masih dibagi lagi, 10 persen untuk prestasi di dalam zonasi, 5 persennya untuk prestasi di luar zonasi,” ungkapnya.

Dari keadaan itu, pihaknya menginginkan persentase jalur prestasi dapat diberikan porsi 60 persen, kebalikan dari jalur zonasi saat ini.

“Jalur zonasi 20 persen saja. Jadi saya kira, sistem ini harus dikaji ulang,” sebutnya.

Selain itu, menurut politisi PPP ini, sekolah negeri adalah fasilitas yang diberikan negara untuk sekolah, harusnya fasilitas itu diberikan secara adil.

“Bayangkan di SMP siswa ini sudah rajin, namun setelah lulus tidak bisa sekolah di negeri. Bisa bayangkan perasaan mereka Dinas tidak bisa disalahkan. Karena mereka menjalankan regulasi dari pemerintah pusat. Namun kita berharap ada solusi,” tutupnya. (*/ryu)

Amri Minta Atur Pengelolaan Tambak Udang di Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Maraknya usaha tambak udang Vannamei di Bangka Belitung (Babel) kini disikapi DPRD.

Rencananya dalam waktu dekat DPRD Babel akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai budidaya yang menjadi primadona saat ini.

“RDP ini akan mengundang gubernur beserta OPD terkait, kita ingin mendapatkan pemikiran beliau terkait mengantisipasi dampak negatif dari pemanfaatan masif yang tidak berpihak ke masyarakat. Kita juga akan mengundang asosiasi tambak udang,” jelas Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi, Minggu (1/8).

Dalam RDP itu, pihak berharap muncul gagasan untuk memanfaatkan investasi yang menjanjikan ini tidak hanya semata menguntungkan pelaku usahanya saja, tetapi masyarakat dan juga daerah.

“Kami DPRD tidak tinggal diam atas aktivitas tambak udang ini, kita berharap ini betul-betul menjadi primadona bagi masyarakat di sekitar tambak udang itu sendiri dan daerah. Ada pengelolaan yang baik,” ungkapnya.

Disebutkan Amri, salah satu dampak yang tidak mengenakan saat investor membuka usaha tambak udang ini yang condong lebih senang membeli putus atas lahan, sehingga lahan yang menjadi hak milik itu akhirnya tertutup pengelolaannya secara bersamaan dengan masyarakat sekitar.

“Masyarakat hanya mendapatkan keuntungan saat jual lahan saja. Setelah beraktifitas masyarakat kita gigit jari. Oleh karenanya kami ingin ada sinergi yang baik antara pelaku usaha dengan masyarakat sekitar untuk saling dukung, termasuk pemda dalam hal pemasukan pendapatan,” jelasnya.

“Oleh karenanya pola-pola pengembangan tambak udang itu kita berdayakan. Tidak semuanya kita berikan inti, diperbolehkan investor mendapatkan lahan membangun tambak, namun sekian persennya harus berupa plasma. Nah, pola-pola inilah yang harus kita pikirkan,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan, pemda setempat yang memiliki kewenangan memberikan persetujuan terhadap izin tambak udang tidak memperhatikan ruang yang sudah diatur dalam Perda RTRW.

“Ya, harus disesuaikan dengan RTRW, jikapun ruang tersebut disepakati untuk ruang pertanian ya jangan diubah. Jangan dialihfungsikan. Ini jadi titik poin kita pada saat RDP nantinya,” pungkasnya. (*/ryu)

DPC PPP Bangka Akan Selenggarakan Muscab Secara Mandiri

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bangka, Hairul menyampaikan bahwa pihaknya siap menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) secara mandiri.

Pasalnya, beberapa kabupaten akan menyelenggarakan Muscab secara gabungan, di antaranya DPC Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Bangka Barat.

“Karena menyelenggarakan muscab di Bangka secara mandiri merupakan tradisi. Di Bangka tidak pernah gabung dengan DPC lain. Meski, kita antara Sekretaris DPC Bangka (Bapak Apris) belum berkoordinasi, tapi saya yakin dan percaya kalau sudah Ketua DPW PPP (Amri Cahyadi) yang menyampaikan dan memilih usulan dan instruksi, maka akan kami jalankan sebagai DPC Bangka,”tutur Hairul di Hotel Cordela, Pangkalpinang, Sabtu (19/6).

Hairul yang juga anggota DPRD Bangka ini menyebutkan akan menerima segala masukan dari DPW PPP. Demi suksesnya Muscab, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membentuk kepanitiaan.

“Kita akan berkoodinasi, kita siap dari DPC Bangka melaksanakan perintah DPW , sehingga juga kita melaksanakan sebuah ide, gagasan yang disebut dalam tradisi dari DPW PPP Babel,”ungkapnya.

Selaku ketua DPC, ia mengharapkan segala sesuatu yang telah menjadi dinamika dalam kepartaian selama ini dapat berubah, dan muscab ini menghasilkan kemajuan partai. Adapun perbedaan – perbedaan sebelumnya harus disikapi dengan bijaksana.(rls)

DPW PPP Babel Gelar Rapimwil, Amri Cahyadi: Jadikan Muscab Momentum Pembenahan Partai

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangka Belitung (Babel) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) untuk menentukan jadwal pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten dan kota.

Dari hasil Rapimwil itu bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) akan diselenggarakan setelah Idul Adha 1442 Hijriah. Dimana Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Belitung dan Belitung Timur akan diselenggarakan pada 24 Juli 2021, di Tanjung Pandan. DPC Bangka dan Pangkalpinang akan diselenggarakan pada 31 Juli 2021. Sementara untuk, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan pada tanggal 7 Agustus 2021.

“DPC Bangka dan Pangkalpinang tidak apa – apa di hari yang sama, asalkan jam pembukaan berbeda, karena nanti pengurus DPW akan hadir di masing – masing Muscab, biar tidak bersamaan waktu,”kata Amri Cahyadi selaku Ketua DPW PPP Babel, dalam arahannya di Hotel Cordela, Pangkalpinang. Sabtu, 19 Juni 2021.

Dalam hal itu, ia menjelaskan bahwa DPC Bangka dan Pangkalpinang dapat menyelenggarakan Muscab secara mandiri. Sedangkan DPC Bangka Tengah menjadi tuan rumah untuk tiga wilayah untuk Bangka Selatan dan Bangka Barat. Adapun, untuk DPC Belitung menyelenggarakan secara mandiri dan menjadi tuan rumah untuk DPC Belitung Timur.

“Yang mesti harus kita siapkan, selain anggaran juga tentu mempersiapkan materi muscab, kita tidak ingin pelaksanaan musyawarah ini tidak terkoordinir dan tersiapkan dengan baik. Namun kita juga bersemangat untuk menyelesaikannya, yang paling terpenting bahwa jadikan muscab ini momentum untuk membenahi partai,”terangnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua Majelis Syariah DPW PPP KH Ahmad Hijazi Jamain yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al – Islam, Kemuja dan Ketua Majelis Pertimbangan DPW PPP, Hamzah Suhaimi yang juga pernah menjabati Anggota DPRD Pangkalpinang di masanya.

“Rapimwil juga juga memperkenalkan antar kepengurusan DPW PPP Babel priode 2021 – 2026 dengan majelis – majelis dan pengurus harian. Kepengurusan kali ini, merupakan sinergitas antara milenial lintas profesi dan senior,”katanya.

Selain itu, DPW PPP Bangka Belitung juga berupaya menerapkan apa yang telah menjadi amanah UU Partai Politik terkait penempatan perimbangan gender, yakni menempatkan 30 persen kehadiran perempuan dalam partai politik.(rls)

Hellyana Minta BGR Mampu Perkuat BUMD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hellyana, meminta agar PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics mampu memperkuat keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Babel.

“BUMD ini masih lemah. Kita berharap kedepan BGR bisa memperkuat BUMD lagi dan regulasinya juga kita bisa bantu,” ungkap Hellyana kepada wartawan melalui telepon seluler, Senin (31/5).

Keberadaan BGR selama ini lanjutnya, cukup banyak berperan. Kendati demikian, gudang BGR sangat sedikit.

“Dari kuantiti sangat banyak berkurang. Artinya, mudah-mudahan BGR selaku BUMN ada kerja sama yang baik dan memperkuat BUMD. Kita harus mendukung BUMN dan BUMD mendukung BUMD Babel. Kerja sama ini saya fikir harus dibicarakan dengan baik dan dengan implementasi yang baik,” imbuh Sekretaris DPW PPP Babel itu.

Ia juga mengapresiasi bantuan BGR dalam membantu menyediakan peti kemas yang dilengkapi pendingin guna mempermudah eksportir udang vename untuk ekspor langsung dari Babel.

“Ada juga pengadaan mesin lada untuk masyarakat Babel serta membenahi program Berkah Mart dalam pemasukan pangan. BGR sudah membantu perkembangan perekonomian di Babel, karena ini kontribusi nyata untuk pemulihan ekonomi kita,” tukasnya. (*/ryu)

Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa Buka Muswil V DPW PPP Babel

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) V DPW PPP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di Hotel Soll Marina, Sabtu (10/4).

Kegiatan Muswil V ini mengangkat tema “Rapatkan Barisan, Kuatkan Persatuan, Gapai Kemenangan untuk Pembangunan Negeri Melayu Serumpun Sebalai”, yang turut dihadiri oleh Bendahara Umum Surya Batara Kartika, Ketua Bidang Fungsional Achmad Baidowi, Kooordinator Babel Syarifah Amelia dan tamu undangan lainnya.

“Merawat persatuan dengan pembangunan adalah diksi yang mengajak kita semua untuk tidak siapa yang di nomor satukan, tanpa persatuan maka tidak akan ada pembangunan,” kata Suharso Monoarfa dalam sambutannya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader PPP untuk bersatu padu untuk berkontribusi dalam pembangunan, karena tanpa adanya persatuan, pembangunan itu akan sulit tercapai.

“Akhir kata, selamat bermusyawarah dengan suka cita, Insyaallah PPP senantiasa agung di pentas demokrasi, Ketua DPW sekaligus Wakil Ketua DPRD Babel saat ini Insyaallah menjadi Ketua DPW Babel lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Babel, Amri Cahyadi sangat tersanjung dengan kehadiran Ketua Umum DPP PPP yang telah membuka secara resmi Muswil V ini.

“Kami bersyukur, langsung dihadiri dan dibuka oleh Bapak Ketua Umum, karena tidak seluruh wilayah di Indonesia ini yang dihadiri oleh beliau,” ucap Amri.

Amri menjelaskan, setelah pembukaan acara Muswil V ini, akan dilanjutkan dengan sidang-sidang musyawarah.

“Kami diamanatkan untuk mempimpin rapat nantinya, kecuali rapat pengesahan tata tertib formatur dan pemilihan formatur itu nanti akan dipimpin langsung oleh DPP langsung” terangnya.

Selain itu, dia juga mengaku siap untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPW PPP Babel kembali apabila masih diberikan kepercayaan dari hasil Muswil V ini.

“Dalam karir politik, terus terang saja saya selalu berpegang kepada mekanisme partai, dan sepanjang itu diamanahkan, maka harus saya jalankan. Jadi saya kembalikan kepada pemilik suara yang ada,” tandasnya. (DEI)

DPW PPP Babel Siap Gelar Muswil V, Suharso Monoarfa Dijadwalkan Hadir

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Musyarawah Wilayah (Muswil) V pada 10-11 April 2021 di salah satu hotel di Bangka Tengah.

Dengan mengambil tajuk “Rapatkan Barisan, Kuatkan Persatuan, Gapai Kemenangan untuk Pembangunan Negeri Melayu Serumpun Sebalai”, Muswil V diharapkan menjadi momentum evaluasi, konsolidasi dan strategi menjelang Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Muswil V PPP Babel Hellyana kepada sejumlah wartawan, di Gedung DPRD Babel, Kamis (8/4).

“Dengan Muswil ini, momen evaluasi pilkada dan juga konsolidasi target untuk Pilkada, Pemilu 2024 dan juga pemilihan kepengurusan DPW PPP Provinsi Bangka Belitung,” imbuh Hellyana.

Sekretaris DPW PPP Babel itu juga menambahkan, Muswil V kali ini juga direncanakan turut dihadiri Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Bendahara Umum Surya Batara Kartika, Ketua Bidang Fungsional Achmad Baidowi, Kooordinator Babel Syarifah Amelia dan undangan lainnya.

“Dalam Muswil ini, nantinya ada pemberian penghargaan kepada Gubernur Bangka Belitung sebagai pembina partai politik dan juga kepada para pendiri PPP di Bangka Belitung,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, Panitia Muswil V PPP Babel ini hanya menyebar 300 undangan. “Kita harapkan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tukas Hellyana.(**)