Cegah Penyebaran Covid-19 Meluas, Pemkab Bangka Barat Terapkan WFH

WARTABANGKA, MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat kembali mulai memberlakukan WFH (Work From Home) kepada pegawainya.

Hal ini dikarenakan semakin banyaknya angka penularan virus Covid-19 di Bangka Barat ditambah lagi ada satu pegawai yang terkonfirmasi Covid-19.

“Perkembangan covid di Bangka Barat pada rapat terakhir itu ada 36 yang terdampak, kemudian kemarin itu ditracking juga di Puskesmas kelapa menunggu hasilnya karena kelihatannya bertambah ada beberapa OPD kita izinkan untuk WFH untuk menghindari perkumpulan interaksi karena memang covid ini penularannya kan melalui interaksi,” kata Pjs. Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli, Kamis (9/10).

Lanjut dikatakan Sahirman, WFH ini berlaku selama 14 hari dan terhitung diberlakukan sejak 7 Oktober.

“Kita WFH-kan selama 14 hari, di antaranya Puskesmas Kelapa, Dinas PU, tujuan kita untuk menghindari proses penyebaran covid19, kalau dia tidak ada lagi penambahan, akan kembali normal, tidak ada lagi WFH,” jelas Sahirman.

“WFH selama 14 hari tersebut untuk mengetahui kepastian bertambah atau tidaknya, maka untuk memantapkan itu, kalau internal kita kita sudah memiliki kebijakan seperti itu, tetapi untuk eksternal kita perlu dukungan pada forkopimda maka akan kita lakukan rapat dengan Forkopimda,” lanjutnya.

Lalu, Sahirman menambahkan walaupun WFH, namun segala macam kegiatan seperti administrasi kantor tetap berjalan sebagaimana mestinya. Karena para pegawai bekerja dengan metode shift kerja.

“Tidak harus tidak masuk semua, tapi shift- shifan, misalnya 30 persen, yang penting ada administrasi kantor tetap berjalan hanya orangnya, pengelompokan orangnya kita kurangi, menghindari kerumunan interaksi, kan begitu,” tutupnya. (*/IBB )

loading...

Check Also

Belitung Darurat BBM, Eka Budhiarta Minta Pertamina Tambah Kuota

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Kabupaten Belitung dan Belitung Timur saat ini mengalami darurat bahan bakar minyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *