DPC Partai Hanura Babar Tegaskan Tetap Dukung Pasangan Bersanding

WARTABANGKA, MUNTOK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bangka Barat (Babar) memberikan klarifikasi terkait dukungannya terhadap pasangan calon dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Babar di Pilkada 2020.

Menurut Ketua DPC Partai Hanura Babar, Arief Ferdiansyah, dari awal sejak dirinya tidak mencalonkan diri bersama Samsir dari PKS dan sudah mengusulkan paslon nomor urut 2 yakni Bersanding (H. Sukirman-Bong Ming Ming) kepada DPP Partai Hanura.

Ia juga menegaskan sudah berkomunikasi dengan DPD Partai Hanura, namun sampai tanggal pendaftaran (5/9) , DPD tidak mengeluarkan respon apa pun terhadap Pilkada Babar 2020.

“Maka DPC mengambil langkah untuk mengeluarkan surat sementara sebelum DPP mengeluarkan SK dukungan yang sah,” kata Arief didampingi Sekretaris DPC Partai Hanura, Mahdi saat konferensi pers bersama awak media di Cafe Saye, Pal 2 Muntok, Kamis (15/10) sore.

Arief melanjutkan lalu pada tanggal 27 September, ia mengaku terkejut ada manuver DPD Partai Hanura mengeluarkan SK yang menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Markus – H. Badri Syamsu.

Padahal, saat dikeluarkan SK tersebut, DPD Partai Hanura tidak ada komunikasi dan konsolidasi kepada DPC Partai Hanura Babar.

“Hal ini langsung saya sikapi melaporkan kepada DPP dengan surat bukti-bukti, berita-berita penyerahan SK dukungan kepada paslon nomor urut 1 dan DPP sudah merespon. DPP sekarang ini sedang memproses semua terkiat kendala antara DPD dengan DPC Hanura Babar,” jelas Arief.

Dia memastikan, dari awal pendaftaran H. Sukirman dan Bong Ming Ming sebagai calon bupati dan wakil bupati, DPC Partai Hanura Babar akan tetap mendukung paslon tersebut sampai hari pencoblosan pada 9 desember 2020 mendatang.

“Jadi tidak ada yang mengatakan kita ke pasangan selain Bersanding. Kemudian banyak hal yang saya dengar berita-berita saat ini kita ke nomor 1 ke nomor sekian, bahkan kita dianggap tidak ada identitas di Pilkada ini. Tapi saya pastikan Hanura Bangka Barat hanya ke pasangan Bersanding. Siap memenangkan pasangan Bersanding tanggal 9 Desember 2020,” ujar Arief.

Selanjutnya, Arief menambahkan mengingat pertimbangan DPP Partai Hanura, dikarenakan DPC dari awal sudah mengusulkan pasangan Bersanding, lalu di tengah jalan tanpa ada komunikasi dan konsolidasi tiba-tiba DPD mengusulkan juga ke DPP, maka SK dukungan tidak akan pernah dikeluarkan.

“Jadi intinya saya berjuang untuk Bersanding ini tanpa ada clue-clue dari DPP, tentu saya tidak berani juga kan. Dalam arti SK yang sah itu, saya ataupun anggota dewan saya kena sanksi kalau SK DPP itu mendukung pasangan selain Bersanding tapi saya ke Bersanding. Tapi kan SK yang dikeluarkan untuk paslon nomor 1 ini SK DPD, jadi bagi kami sesuai aturan partai tidak sah. Jadi tidak ada hak mereka untuk memberikan sanksi kepada kami. Dan saya sudah komunikasi dengan DPP,” tutup Arief. ( IBB )

loading...

Check Also

Hadirkan Telekomunikasi di Daerah Pelosok, Gubernur Babel Minta Komitmen Operator Seluler

WARTABANGKA, JAKARTA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman meminta para operator seluler untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *