DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian KUA PPAS Tahun 2022

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat melaksanakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran ( KUA ) serta rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS ) tahun 2022 di Gedung Mahligai Betason II, Rabu (14/7).

Rapat ini dipimpin oleh ketua DPRD Babar, Marudur Saragih dan dihadiri oleh Bupati Babar, H. Sukirman, wakil ketua I, H. Oktorazsari, wakil ketua II, Miyuni Rohantap, segenap anggota DPRD dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Bangka Barat, Marudur Saragih mengatakan penyusunan KUA tahun anggaran 2022 merupakan suatu dokumen perencanan sistem anggaran yang penyusunannya mengacu kepada rencana kerja pemerintah daerah (rkpd) tahun 2022.

KUA PPAS yang disampaikan ini nantinya menjadi petunjuk dan ketentuan umum yang disepakati sebagai pedoman dan juga memberikan arah bagi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada tahun 2022 agar berdaya guna dan berhasil guna, mengoptimalkan pelaksanaan apbd serta meningkatkan koordinasi antara ekskutif dan legislatif dalam memantapkan penyusunan perencanaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

” Rancangan tersebut memuat target pencapaian kinerja yang terukur dari program-program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk setiap urusan pemerintahan daerah yang memuat proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai dengan asumsi yang mendasarinya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman menjelaskan pendapatan dalam KUA PPAS tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp. 841.172.230.000,00 dan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) diproyeksikan sebesar Rp. 81.333.510.000,00.

” Pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp. 735.000.000.000,00. Lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp.24.838.720.000,00,” ungkap Sukirman.

Selanjutnya, dikatakan Sukirman, untuk Belanja diproyeksikan sebesar Rp.
968.620.678.735,57 sehingga dengan perbandingan antara total pendapatan dengan total belanja daerah maka terdapat defisit sebesar Rp. 127.448.448.735,57.

” Defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp. 127.448.448.735,57, terdiri dari penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp. 134.448.448.735,57 dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.7.000.000.000,00,” ujar Sukirman.

Dengan adanya defisit tersebut, Sukirman berharap penyampaian rancangan KUA PPAS APBD Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2022 ini dapat segera dibahas bersama dengan badan anggaran DPRD untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan .

Lalu, Sukirman menambahkan dengan melihat prioritas dan plafon anggaran sementara ini, diharapkan pengalokasian anggaran dalam upaya peningkatan pencapaian pembangunan tahun anggaran 2022 disesuaikan dengan urusan, bidang kewenangan serta tugas dan fungsi yang ada.

” Agar menjadi lebih baik demi kemajuan negeri sejiran setason serta dapat disetujui oleh pihak dprd sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang – undangan,” tutup Sukirman. ( IBB )

loading...

Check Also

73 Persen Pelajar di Babel Telah Divaksin

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Sebanyak 73 persen pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah menjalani vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *