Evaluasi KBM Daring, Komisi IV DPRD Babel Panggil Dinas Pendidikan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengundang dinas pendidikan untuk mempertanyakan evaluasi dan pengawasan kegiatan belajar mengajar (KBM) sistem daring yang sudah berjalan cukup lama.

“Hari ini kita memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap capaian kinerja mereka terhadap proses belajar (KBM daring-red) ini,” kata Anggota Komisi IV DPRD Babel, Dody Kusdian kepada wartawan, Senin (8/2).

Pasalnya, Dody mengaku sedikit khawatir terhadap kualitas dan tingkat ketercapaian dari proses kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui sistem daring.

“Tidak kita pungkiri, bisa jadi kalau kita tidak waspada, kita akan kehilangan satu generasi terhadap pendidikan kita hari ini,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, para pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK banyak mengalami kendala dalam mengikuti proses KBM melalui sistem daring ini, salah satunya, kurangnya pengetahuan para pelajar tentang informasi teknologi (IT).

“Misalnya anak-anak SD, mereka harus belajar online, yang selama ini mungkin mereka tidak melek dengan IT, tidak semua bisa kita generalisir, hampir seluruh kabupaten, apalagi di pelosok itu sangat berat kondisinya, bahkan sinyal mungkin juga sulit,” terangnya.

Selain itu, dia menambahkan, sarana dan prasarana juga menjadi kendala terhadap KBM sistem daring. Oleh karena itu, diutarakan dia, Komisi IV memanggil Dinas Pendidikan untuk meminta evaluasi dan pengawasan terhadap KBM sistem daring ini.

“Karena kami ingin memastikan, supaya anak-anak murid kita sebagai generasi kedepan itu betul-betul berkualitas dan dapat diandalkan, walaupun mereka tidak sama dengan generasi sebelumnya,” tandasnya. (DEI)

loading...

Check Also

73 Persen Pelajar di Babel Telah Divaksin

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Sebanyak 73 persen pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah menjalani vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *