Heboh Pembagian Biskuit Berlogo Kemenkes di Pilkades Lubuk Pabrik, Bupati Minta Dinkes Kroscek

Heboh, Biskuit Berlogo Kemenkes RI Digunakan Dalam Pilkades Lubuk Pabrik

WARTABANGKA.COM, LUBUK BESAR – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman meminta kepada tenaga kesehatan harus bersikap netral adanya informasi pembagian biskuit berlogo Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

“Saya dapat informasi di Desa Lubuk Pabrik ada pembagian biskuit bayi warna pink berlogo Kemenkes. Itu produk pemerintah, seharusnya tidak boleh dijadikan alat untuk kampanye,” kata Algafry, Kamis (5/8).

Algafry minta kadinkes Bangka Tengah mengkroscek temuan ini. Ia minta pendistribusian biskuit sebagaimana mestinya, dan harus ikuti mekanisme berlaku tidak boleh dijadikan alat kampanye.

“Itu hak orang banyak, dan yang menerimanya khusus bagi masyarakat yang memiliki bayi bukan sembarangan dalam pendistribusian,” ungkapnya.

Algafry juga akan menindak tegas, jika ada tenaga kesehatan terlibat dalam kampanye salah satu calon kepala desa. Semua aparatur sipil negara atau honorer, katanya, harus bersikap netral. “Kita akan tindak kalau ada yang tidak netral,” tegasnya.

Sementara itu, Kadinkes Bangka Tengah, Zaitun mengaku telah mengkroscek ke lapangan hasil temuan ini. Dari informasi tenaga kesehatan di Kecamatan Lubukbesar dan Lubuk Pabrik, bahwa biskuit itu bukan berasal dari pihaknya.

“Sejauh ini kami belum mendistribusikan biskuit bayi tersebut. Sumbernya bukan dari kami, dan biskuit itu memang benar berasal dari Kemenkes RI,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam pendistribusian, pihaknya melibatkan pihak ketiga, yakni pihak Kantor Pos. Mekanismenya, jelas dia, dari pihak Kantor Pos mengantarkan ke Puskesmas se-Bangka Tengah, kemudian bidan desa akan mengambil biskuit itu sesuai kebutuhan.

“Yang mengambil bukan sembarang orang, hanya bidan desa yang bisa mengambilnya ke puskesmas dan setiap pendistribusian ada tanda terimanya,” jelas Zaitun.

Zaitun turut menekankan kepada tenaga kesehatan di Bangka Tengah agar bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2021. Siapapun yang terpilih, katanya adalah mitra kerja tenaga kesehatan.

“Sudah saya tekankan, harus netral. Kalau ada temuan yang tidak netral, kita tindak tegas sesuai aturan,” ungkapnya.

Kembali kepada Biskuit yang telah beredar mengatasnamanakan salah satu calon kades Lubuk Pabrik, Zaitun mengaku telah mengkroscek ke Dinkes Provinsi Babel. Hasil dari kroscek itu, benar ada salah satu Partai mengusulkan permintaan biskuit bayi itu ke Kemenkes RI. Kemudian, Biskuit itu di distribusikan ke pengurus partai daerah.


“Mungkin biskuit itu dari salah satu partai yang minta ke Kemenkes RI. Kami tegaskan, biskuit itu bukan dari tenaga kesehatan kami,” tegasnya lagi.

Sementara, salah satu calon Kades Lubuk Pabrik, Saipul yang merasa dirugikan menyerahkan hal ini ke masyarakat. Ia mengaku kaget, kenapa biskuit berlogo Kemenkes beredar mengatasnamakan salah satu calon kades Lubuk Pabrik.

“Tidak apa-apa, biar masyarakat juga tahu bahwa biskuit itu punyanya Kemenkes RI bukan pembelian dari salah satu calon kades Lubuk Pabrik,” katanya.

Apakah merasa dirugikan, Saipul dengan tegas menyebutkan tidak ada yang merasa dirugikan. Menurutnya, siapapun menjadi kades ke depan, biskuit bayi itu bisa diusulkan ke dinkes melalui bidan desa.

“Siapa saja bisa usulkan permintaa biskuit sesuai kebutuhan, dan tepat sasaran bukan dibagikan sembarangan. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat. Ada petugas tenaga kesehatan yang membagikan, mereka tahu siapa saja yang harus mendapatkan biskuit,” ujarnya.

“Yang kayak gini, tidak akan saya lakukan. Buat gaduh masyarakat, sebab tidak semua masyarakat yang mendapatkan biskuit. Dan perlu tau juga, itu biskuit bayi bukan untuk orang umum,” pungkasnya. (RN)

loading...

Check Also

Peringati HUT ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara, Sat Lantas Polres Bangka Barat Gelar Syukuran

WARTABANGKA, MUNTOK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan syukuran memperingati Hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *