Idulfitri, 41 Masjid di Babel Dapat Prioritas Suplai Listrik dari PLN

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) akan memprioritaskan suplai listrik untuk 41 rumah ibadah/masjid pada saat Idulfitri 1442 Hijriah.

Tak hanya itu, PLN juga menyiagakan 30 Posko Siaga Idulfitri dengan 658 petugas siaga yang terkonsentrasi di beberapa titik di Bangka dan Belitung.

“Periode siaga kami mulai dari 12 April sampai dengan 19 Mei 2021. Selama masa siaga tersebut petugas disiagakan pada 30 titik posko,” terang Manager Komunikasi PLN UIW Babel, Tri Putra Septa, Kamis (6/5).

Ia menyebutkan, ketiga puluh posko tersebut tersebar di posko UIW Babel, posko UP3 Bangka, posko UP3 Belitung, posko UPK Babel, posko ULP Pangkalpinang, Sungailiat, Muntok, Toboali, Koba, Tanjung Pandan, Manggar, Merawang, dan Pilang.

“Untuk 41 titik tempat ibadah/masjid di Bangka Belitung mendapat prioritas suplai pasokan listrik dengan dibackup standby genset dan personil, ” tambah dia.

Titik-titik tersebut tersebar antara lain : 15 Masjid di Pangkalpinang, 5 Masjid di Sungailiat, 5 Masjid di Mentok, 3 Masjid di Koba, 1 Masjid di Toboali, 8 Masjid di Tanjung Pandan, dan 4 Masjid di Manggar.

Di sisi lain, instalasi vital, pusat-pusat transportasi dan pusat-pusat keramaian menjadi prioritas suplai listrik PLN.

Selain itu, berbagai peralatan juga disiagakan untuk menunjang kegiatan seperti 23 buah genset mobile mulai daya 2,2 kVA hingga 400 kVA, 29 unit gardu bergerak mulai dari daya 200 hingga 630 kVA, 2 unit UPS, serta kubikel bergerak dan kabel bergerak.

Untuk meminimalisir padam, pada sisi pembangkit telah dilakukan upaya preventif berupa pemeliharaan agar mesin beroperasi lebih optimal.

Dari sisi ketersediaan bahan bakar, pasokan BBM B0 (HSD) rata-rata cukup untuk 27 hari, pasokan BBM B30 (Diesel) rata-rata cukup untuk 10,8 hari, sedangkan Batubara cukup untuk 22,6 hari.

Sementara, pada sisi transmisi, gardu induk dan distribusi PLN telah melakukan perambasan pohon dan pemeliharaan jaringan guna meminimalisir adanya gangguan.

Disamping itu, untuk meminimalisir padam, pada sisi pembangkit telah dilakukan upaya preventif berupa pemeliharaan agar mesin beroperasi lebih optimal.

“Kami menekankan kepada seluruh petugas kami untuk melaksanakan tugas sesuai SOP, serta meningkatkan pelayanan dengan PS4 (penampilan, senyum, sapa, salam dan sikap), serta mengutamakan keselamatan kerja,” Imbuhnya.

Untuk diketahui, daya mampu sistem kelistrikan di Pulau Bangka sebesar 187,7 MW dengan Beban Puncak 170 MW, sementara untuk sistem Belitung daya mampu 76,6 MW dengan beban puncak 46,4 MW. (two/rls)

loading...

Check Also

Gubernur Erzaldi Pelajari Merak-Bakauheni

WARTABANGKA.COM, MERAK – Berkunjung ke Provinsi Lampung, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman diajak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *