Instruksi Mendagri Keluar, PPKM Level 4 di Bangka Barat Diperpanjang Sampai 9 Agustus

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat kembali memperpanjang jangka waktu PPKM level 4 sampai tanggal 9 agustus 2021. Hal ini berdasarkan telah diterimanya Instruksi Mendagri Nomor 28 Tahun 2021 sebagai dasar pelaksanaan PPKM level 4 jilid 2.

“Inmendagri Nomor 28 Tahun 2021 kami terima sekitar pukul 21.00 WIB semalam. PPKM diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus. Disitu masih tetap disebutkan tiga kabupaten dan kota sebelumnya. Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur. Kalau aturannya tetap sama tidak ada yang berbeda dan tidak ada penyekatan, sementara ini belum dibahas tentang penyekatan,” kata Juru Bicara Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma, Selasa (3/8).

Putra menjelaskan pada PPKM level 4 satu minggu sebelumnya, kasus kematian tercatat sebanyak 12 orang. Sedangkan total angka kasus pasien terkonfirmasi positif berjumlah 433 orang.

Persentase pasien yang sembuh atau selesai masa isolasi yakni sebesar 68 persen. Hal itu sebabkan masih ada pasien positif yang belum selesai masa karantinanya.

“Iya 68 persen karena waktunya masih berjalan, belum sampai masa 10 harinya belum selesai, masih ada yang belum sembuh,” ungkapnya.

Kendala yang dihadapi Satgas Covid Bangka Barat dalam upaya menekan tingginya angka terkonfirmasi positif selama PPKM menurut Putra adalah tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan 5M dalam interaksi sosial masih kurang.

“Karena kasus yang berkembang itu dia lebih dominan ke interaksi sosial di dalam keluarga inti,” ujarnya.

Putra mengatakan, dalam kapasitas yang menjadi tanggung jawab masyarakat, pihaknya hanya bisa mengimbau dan mengingatkan, seperti kepatuhan masyarakat memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan lain – lain.

“5M itu mutlak menjadi tanggung jawab individu. Itu pemerintah nggak bisa intervensi. Artinya pemerintah hanya mengingatkan mari pakai masker, taat prokes, mengingatkan terus. Tapi yang melaksanakan individu masing – masing,” jelasnya.

Sementara hal yang menjadi kapasitas Pemerintah adalah berupaya meningkatkan testing dan tracking serta meningkatkan BOR rumah sakit. Sejauh ini pihaknya telah menyiapkan 100 bed atau tempat tidur yang siap digunakan bagi pasien bergejala sedang dan berat.

” Untuk testing dari tanggal 26 Juli sampai 1 Agustus, jumlahnya sebanyak 1.625. Pembagiannya, 1.266 antigen dan 532 PCR. Ada beberapa faskes yang belum melapor jadi mungkin angkanya diatas itu. Harapan kita kalau 305 ( test ) per hari itu bisa sekitar 2.200 atau 2.300 per minggu. Jadi satu minggu itu harusnya sekitar 2.100 keatas baru dia ideal,” tutup Putra. ( IBB/Rls )

loading...

Check Also

Pemkab Bangka Tengah Jalin Kerja Sama dengan PT Pegadaian

WARTABANGKA, KOBA – Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Herry Erfian membuka kegiatan sosialisasi pemanfaatan produk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *