Keluarga Depati Amir Apresiasi Pembangunan Taman Monumen Depati Amir

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG -Rumadi Hamid, pria 72 tahun keluarga dari Depati Amir tak kuasa menahan tangis bahagia ketika memberikan sambutan pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan taman monumen Depati Amir, tak jauh dari portal parkir Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Jumat (19/11).

Ia mengaku bahagia dan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Angkasa Pura yang membangun monumen ini sebagai tanda jasa terhadap perjuangan Depati Amir di Babel.

“Kami mengucapkan terimakasih telah memberikan penghargaan pembangunan taman ini, luar bisa tanggapan masyarakat dan pemerintah dengan ingin membuatkan monumen berarti tidak melupakan sejarah, ” kata Rumadi.

Ia pun sempat terbata saat membeberkan kisah perjuangan Depati Amir, merupakan generasi kelima dari Adipati Tumirogo yang pernah membuat pergerakan di tahun 1720.

Ia menyebutkan, Adipati Tumirogo ini mempunyai anak Depati Anggur kemudian ke generasi Depati Karim, baru Depati Barin dan selanjutnya Depati Amir.

“Walaupun dulunya Depati Amir ini berjuang mempertahankan timah agar jangan sampai dibawa dan dikuasai Belanda, tetapi perjuangannya menjadi sejarah dan edukasi bagi masyarakat sekarang, generasi muda harus tahu dengan sejarah,” ulasnya.

Ia menceritakan, Depati Amir dan dua saudaranya kemudian diasingkan ke Kupang, beruntung satu saudara Depati Amir berhasil lolos dan kembali ke Bangka untuk menceritakan sejarah Depati Amir kepada masyarakat Babel.

“Kami atas nama keluarga sangat bangga atas perhatian ini, bangsa yang besar adalah yang menghargai para pahlawan. Hari ini, sangat peduli ini pembuktian kepada generasi penerus tentang perjuangan Depati Amir,” bebernya.

Pada monumen yang akan dibangun ini, patung Depati Amir akan dibuat kurang lebih setinggi enam meter, pada pijakan kaki Depati Amir ada balok timah yang dipegang oleh dua tangan.

“Filosofi tugu dengan dua tangan ini menandak kesempurnaan manusia tapi dari bermacam etnis, seperti Depati Amir yang merangkul semua etnis untuk berjuang bersama, kalau dulu Depati Amir mempertahankan timah, mari pertahankan dan perjuangkan timah, dengan timah dunia akan bangga hasil daerah kita, dan mempersatukan budaya dan etnis yang ada,” ulasnya.

Gubernur Babel, Erzaldi Roesman mengatakan pembangunan monumen ini tidak diakomodir di APBD tetapi melalui CSR serta partisipasi masyarakat agar merasakan dan melestarikan perjuangan Depati Amir.

“Pembangunan ini sekitar Rp2,5 Miliar selain monumen juga berikut taman hingga ke terminal VIP Depati Amir, ini akan mempercantik Bandara Depati Amir, dan tentunya penghargaan kita kepada Depati Amir,” sebutnya.

Peletakan batu pertama pembangunan taman monumen Depati Amir ini juga merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-21 Provinsi Babel, yang jatuh pada 21 November 2021.(two/*)

loading...

Check Also

Ringankan Korban Kebakaran di Kelurahan Pintu Air, PT Timah Serahkan Bantuan Sembako

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Meringankan beban korban kebakaran yang terjadi di Jalan Kenali Asam, Kelurahan Pintu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *