Komisi III Tinjau Penanganan Banjir di Desa Pedindang

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (20/8/2021) menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Satker PJSA BWS (Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Balai Wilayah Sungai) Babel, terkait pemeliharaan dan normalisasi sungai guna upaya penanganan banjir yang ada di Babel. Satker PJSA BWS Babel yang diwakili oleh Kasi Operasi dan Pemeliharaan Chairul Huda menyampaikan dari 10 operasi pemeliharaan yang dilakukan di Tahun 2021, ada 10 kegiatan dengan total anggaran Rp3 miliar.

“10 OP atau kegiatan totalnya tiga miliar. Untuk Sungai Pedindang 561 juta dan Insyaallah satu minggu selesai. Adapun pengerjaannya sepanjang 1,2 kilometer,” ungkapnya.

Tak puas hanya disitu, usai RDP Komisi III DPRD Babel pun melakukan peninjauan dan pengawasan langsung ke lapangan.

“Dari pantauan kita di lapangan, sedimentasi yang dilakukan ini kalau bisa langsung saja mengalir, tidak dipotong. Kita takut nanti banjir lagi,” ujar Ketua Komisi III DPRD Babel Efredi Effendy kepada wartawan.

Kendati demikian imbuh Fredi, pengerjaan yang dilakukan Satker PJSA BWS Babel diharapkan tidak sebatas pemeliharaan saja namun adanya penampungan. Seperti aliran air sungai dari Bangka Tengah, tidak seluruhnya mengalir namun ditampung agar Pangkalpinang tidak banjir.

“Jadi saran kami, dibuat penampungannya,” tutur legislator Dapil Kota Pangkalpinang itu.

Sementara Kepala Satker BWS Babel Agus Saputra menyampaikan, salah satu kegiatan yang dilakukan BWS Babel yakni operasi pemeliharaan, pemanfaatan air, irigasi air baku dan pemeliharaan penanggulangan banjir. di Pangkalpinang, Sungai Pedindang dan Rangkui dilakukan pemeliharaan.

“Memang masalah di Bangka ada sedimen yang tinggi. Mungkin empat bulan sudah banyak lagi. Terkait usulan transit dulu di kolong-kolong sangat bagus dan nanti akan kita sampaikan ke kepala balai untuk dilakukan kajian. Karena banjir ini tidak hanya dilihat dari satu sisi namun secara komprehensif,” tuturnya.

“Anggaran yang digunakan murni APBN. Ini kita pakai alat berat sekitar 300 jutaan,” tukasnya. (*/ryu)

loading...

Check Also

2022, DPRD dan Pemprov Babel Targetkan PAD Naik Delapan Persen

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *