KUB Nelayan Trisa Indah Terima Jaring Udang dari PT Timah

WARTABANGKA, MUNTOK– Mendukung nelayan untuk dapat meningkatkan hasil tangkapan, PT Timah kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok nelayan. Kali ini, PT Timah menyerahkan bantuan 170 unit jaring udang untuk KUB Trisa Indah Desa Benteng Kota, Bangka Barat, Jumat (26/3).

Jaring udang ini akan dibagikan kepada 14 nelayan yang tergabung dalam kelompok Trisa Indah, dengan bantuan jaring ini diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan udang nelayan saat memasuki musim tenggara bulan depan.

Bantuan ini disambut antusias para nelayan dan pemerintah desa, karena memang saat ini nelayan sedang dalam masa sulit untuk mencari ikan lantaran terkendala cuaca.

Ketua Kelompok Trisa Indah, Minzuardi mengapresiasi bantuan dari PT Timah yang telah membantu nelayan kelompoknya. Bantuan ini memang dibutuhkan, pasalnya nanti mereka akan menghadapi musim tenggara dimana banyak udang yang bermunculan. Sehingga jaring udang yang baru ini bisa meningkatkan hasil tangkapan udang mereka.

“Jaring ini akan kami bagikan untuk 14 anggota, satu orang dapatnya kemungkinan 13 pacs. Ini jadi persiapan kami untuk musim tenggara bulan depan, biasanya kalau musim tenggara banyak udang. Nelayan bisa nangkap sekitar 4-8 kg,” ujarnya.

Menurutnya, anggota kelompok mereka mencari ikan hanya sekitar 500 meter dari bibir pantai karena memang nelayan kecil yang hanya menggunakan perahu kolek, ada juga yang menggunakan mesin tempel.

“Kalau ngasil lumayan udang ini, sekitar Rp 100 ribu/kg, semoga nanti banyak hasilnya, karena nelayan kita hanya cari ikan paling sekitar 500 meter,” ujarnya.

Ia mengatakan, ini bukan pertama kali dibantu PT Timah, namun sebelumnya juga kelompok mereka pernah dibantu empat unit mesin tempel 3,5 PK. Saat ini, mesin itu telah berkembang menjadi enam unit.

“Kami pernah dibantu mesin tempel 3,5 PK, awalnya empat sekarang dikembangkan sudah jadi enam. Kami sangat terbantu dengan bantuan PT Timah ini yang memang sesuai kebutuhan nelayan. Semoga PT Timah semakin banyak hasilnya, sehinga bisa bantu kami lagi,” harapnya.

Senada, diungkapkan Martin yang menyampaikan apresiasinya kepada PT Timah, Ia berharap PT Timah bisa terus eksis sehingga bisa semakin sering membantu masyarakat.

“Kami memang perlu jaring udang ini untuk persiapan musim tenggara ini, tapi kalau pukat udang ini kan hanya waktu tertentu digunakan, beda dengan jaring ikan yang memang sering dipakai. Semoga nanti bisa dibantu jaring ikan, tapi ini kami juga sudah terimakasih sekali dibantu PT Timah,” ujaranya.

Mustofa nelayan lainnya juga mengatakan hal serupa, menurutnya bantuan ini sangat membantu mereka. Jika harus membeli dengan uang sendiri rasanya agak cukup berat apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Iya terimakasih sekali, kalau mau beli sendiri ini kalau kita dapat 13 pacs bisa sampai Rp 2 jutaan. Ini kita jadi enggak beli dan untuk persiapan musim tenggara. Kami dulu juga dibantu mesin tempel. Terimakasih lah kepada PT Timah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Benteng Kota Saprul mengatakan, bantuan ini memang dibutuhkan nelayan. Diharapkannya, dengan bantuan hasil tangkapan udang nelayan bisa bertambah.

“Kami terimakasih kepada PT Timah sudah membantu nelayan kami, apalagi di saat kondisi ekonomi saat ini. Kalau beli sendiri kan lumayan ini, pemerintah desa juga tidak bisa berbuat banyak untuk membantu karena ada beberapa aturan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini di Desa mereka ada empat kelompok nelayan. Namun, bantuan ini juga diberikan secara bergilir dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

“Ada empat kelompok nelayan, sebelumnya PT Timah juga pernah membantu untuk membuat pondok tempat istirahat nelayan di dekat berlabuhnya kapal,” tutupnya.(rls)

loading...

Check Also

Pertamina Patra Niaga Menggelar Simulasi Operasi Keadaan Darurat Level 0 di Area Dermaga FT Pangkal Balam

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Pangkal Balam Kepulauan Bangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *