Mentan SYL Kucurkan Rp 43 Miliar untuk Petani Babel

WARTABANGKA.COM, TOBOALI– Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyerahkan bantuan bibit kepada petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diserahkan secara simbolis saat panen raya padi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung, Jumat (7/8).

Mentan SYL bersama Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan pejabat terkait panen raya padi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung (Basel), Jumat (7/8). WARTABANGKA.COM/TWO

“Pemerintah akan mendukung petani untuk meningkatkan produktivitas  dan mempermudah dalam produksi. Jika selama ini proses pengeringan dengan manual, maka kedepan menggunakan peralatan, demikian juga dengan bibit harus berkualitas,” kata Mentan SYL.

Adapun bantuan yang diserahkan Mentan SYL pada panen raya padi untuk Provinsi Babel senilai Rp 43,2 miliar dan khusus Kabupaten Bangka Selatan Rp13 miliar. Bantuan meliputi benih inhibrida untuk Kabupaten Bangka Selatan seluas 1.130 ha dan total untuk Provinsi Babel 3.657 ha. 

Kemudian bantuan benih padi lahan kering Kabupaten Bangka 710 ha, Bangka Tengah seluas 150 ha, Bangka Barat 470 ha dan total bantuan benih ladi lahan kering. Bantuan benih jagung hibrida untuk Kabupaten Bangka selatan 416 ha dan total untuk Provinsi Babel seluas 1.200 ha. 

Selanjutnya bantuan fasilitas budidaya ubi kayu yang diberikan untuk Kabupaten Bangka 700 ha, Bangka Barat 700 dan total bantuan untuk Propinsi Bangka Belitung 1.400 ha. 

Selain itu, Mentan SYL juga melakukan alat pengolahan unit pengolahan hasil jagung, alat mesin pertanian berupa traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, benih padi, benih jagung dan fasilitas perbengkelan alsintan serta pada kesempatan ini menyerahkan fasilitas dana KUR yang disalurkan melalui Bank Mandiri, BRI dan BNI.

“Hari ini kita mau jadikan orang di Bangka Selatan, Bangka Belitung dan seluruh Indonesia mengatakan bahwa untuk memajukan negara harus menjadikan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Panen raya padi ini membuktikan dalam tantangan apapun, pertanian selalu berproduksi. Dan Kabupaten Bangka Selatan ini pertaniannya sangat luar biasa, kita harus bersinergi agar pertanian lebih maju lagi,” ujarnya.

Mentan SYL menegaskan, pertanian merupakan satu-satunya sektor yang menyelamatkan perekonomian Indonesia di masa pandemi covid 19. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Capaian tersebut ditopang subsektor tanaman pangan yang tumbuh paling tinggi yakni sebesar 9,23 persen. Kalau begitu, untuk bisa survive dan menghidupkan manusia di dunia adalah kita harus memajukan pertanian,” terangnya.

Panen raya padi ini, juga dihadiri oleh Gubernur Babel, Kapolda Babel, Danrem, Bupati Basel, unsur Forkominda dan petani serta masyarakat Basel.(*/)

loading...

Check Also

Mobil Sehat PT Timah Layani Pengobatan Gratis Bagi Warga Bangka Selatan

WARTABANGKA, TOBOALI- PT Timah Tbk kembali memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Bangka Selatan melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *