Operasi Antik 2021, Polres Bateng Amankan 4 Pengedar Narkotika

WARTABANGKA, KOBA – Satresnarkoba Polres Bangka Tengah (Bateng) selama pelaksanaan Operasi Antik 2021 berhasil mengungkap 4 kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Operasi Antik tersebut dilaksanakan pada 1 Maret hingga 12 Maret 2021.

“Keempat pelaku yang diamankan berperan sebagai pengedar. Dari empat pelaku ini, tiga diantaranya merupakan target operasi atau TO ,” kata Kabag Ops Polres Bateng, Kompol Yudha dalam konfrensi pers di Mapolres Bateng, Kamis (25/3).

Dia menerangkan, tersangka yang diamankan yakni Agoy warga Kelurahan Sungaiselan Kecamatan Sungaiselan, Man warga Desa Terak Kecamatan Simpangkatis, Andi warga Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar dan Agok warga Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubukbesar.

“Dari tangan Agoi yang ditangkap tanggal 1 Maret 2021 di Kelurahan Sungaiselan, diamankan barang bukti berupa tiga paket besar sabu berbungkus plastik bening,delapan paket kecil sabu berbungkus plastik bening dengan total berat 3,8 gram ditambah 1,86 gram terdapat dalam satu buah pirex beling bening,” katanya.

Kemudian dari tangan pelaku Man yang ditangkap pada tanggal 5 Maret 2021 di Desa Terak, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 paket besar sabu berbungkus plastik bening dengan total berat 1,28 gram.

“Sementara dari tangan pelaku Andi yang ditangkap tanggal 6 maret 2021 di Desa Perlang, pihak kami berhasil mengamankan 5 paket kecil sabu berbungkus plastik dengan total berat 1 gram,” terangnya.

Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Agok diamankan barang bukti berupa 2 paket besar sabu berbungkus plastik bening dan 9 paket kecil sabu berbungkus plastik bening dengan total berat 3,06 gram. Penangkapan Agok tanggal 11 Maret 2021 dilakukan di Desa Lubuk Pabrik.

“Untuk total barang bukti keseluruhannya dari para tersangka ini seberat 11,01 gram sabu,” ulasnya.

Dari pengakuan para pelaku, pengguna narkotika jenis sabu yang mereka edarkan merupakan pekerja tambang timah yang menggunakannya sebagai penambah stamina saat bekerja.

Kompol Yudha mengatakan para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) dan atau 112 (1) dengan ancaman kurungan penjara selama 4 hingga 20 tahun.

“Akan segera kita limpahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri Bangka Tengah,” pungkasnya. (RN)

loading...

Check Also

Promosikan Produk UMKM Babel, PT Timah Boyong Mitra Binaan ke Pameran BUMN-UMKM Great Sale 2021

WARTABANGKA, SOLO – Menggeliatkan promosi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *