Pelayan Publik dan Wartawan di Bangka Barat Jalani Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Sebanyak 172 orang mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Rabu (3/3). Kali ini, vaksinasi menyasar kepada pelayan publik yang ada di lingkungan Pemkab Bangka Barat yakni kepala dinas dan camat.

Dalam kegiatan ini anggota DPRD, pegawai Pengadilan Negeri Mentok dan sejumlah wartawan turut divaksin. Penyuntikan vaksin sinovac ini dilaksanakan di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat, drg. H. Achmad Syaifuddin mengungkapkan untuk vaksinasi yang dilakukan hari ini, pihaknya menjadwalkan di empat titik diantaranya Graha Aparatur, Polres Babar, Kejaksaan Negeri dan Unmet Muntok.

Tim yang dilibatkan dalam vaksinasi tahap kedua ini adalah Puskesmas Muntok, RSBT Muntok dan RSUD Sejiran Setason.

” Kami mohon dukungan dari bapak – bapak dan kawan – kawan semua agar acara ini berjalan lancar dan kami mengharap kawan – kawan di Puskesmas di meja kedua khususnya karena diantara kawan – kawan ini ada yang sudah banyak penyakitnya,” kata Achmad.

Achmad berharap di tahap kedua ini, semua orang yang datang dapat divaksinasi tanpa terkecuali.

” Ini mudah untuk memudahkan kita kedepan agar kita dalam menghadapi pandemi ini lebih banyak langkah – langkah yang harus kita hadapi selain 5 M,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Bangka Barat, Rozali menjelaskan vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan Covid-19.

” Tapi bukan satu-satunya upaya karena harus dibarengi penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk masing-masing individu,” ungkap Rozali.

Rozali melanjutkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan vaksin sinovac. Vaksin ini telah melalui uji klinis yang ketat serta mempunyai sertifikasi halal dari MUI.

” Tidak perlu ada yang perlu dikhawatirkan untuk vaksin Sinovac karena telah melalui uji klinis yang ketat. KIPI-nya ringan dan sudah di sertifikasi halal oleh MUI dan telah diuji pula di BPOM. Hal ini menjadi indikator utama dalam program keamanan vaksin,” imbuhnya.

Untuk itu, Rozali menghimbau pelaksanaan vaksin ini wajib dengan cakupan 75 % masyarakat Bangka Barat, kecuali yang terkendala dengan penyakit penyertaan atau komorbid. ( IBB )

loading...

Check Also

Polisi Amankan Tiga Pengedar Sabu di Lubukbesar, Satu Diantaranya Mahasiswa

WARTABANGKA.COM, LUBUKBESAR – Anggota Satres Narkoba Polres Bangka Tengah berhasil mengamankan tiga pengedar narkoba dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *