Pimpinan DPRD dan Bupati Bangka Barat Tandatangani Nota Kesepakaran Bersama KUA PPAS Tahun 2022

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat melaksanakan rapat paripurna penandatangan nota kesepakatan bersama KUA PPAS tahun 2022. Paripurna dilaksanakan di Gedung Mahligai Betason II, Rabu ( 31/8).

Rapat ini dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Wakil ketua I DPRD Babar, H. Oktorazsari, Wakil ketua II, Miyuni Rohantap, anggota DPRD, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat dan segenap tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua I DPRD Babar, H. Oktorazsari saat membuka rapat paripurna berharap KUA PPAS Kabupaten Bangka Barat tahun 2022 mampu menterjemahkan semua elemen yang dibutuhkan untuk mewujudkan pertumbuhan dan kemajuan daerah di berbagai bidang sebagai upaya untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Bangka Barat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama , Rancangan KUA PPAS tahun 2022 telah disampaikan oleh Saudara Bupati tanggal 14 Juli yang lalu. Berdasarkan ketentuan peraturan pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, DPRD melalui Badan Anggaran terlebih dahulu membahas rancangan KUA PPAS bersama – sama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan telah dibahas dan akan disepakati bersama,” sebut Oktorazsari.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman menjelaskan
rancangan kebijakan umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun anggaran 2022 telah disampaikan pada tanggal 14 Juli yang lalu.

” Dan telah pula dibahas bersama antara badan anggaran legislatif dan tim anggaran pemerintah daerah serta SKPD terkait sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Sukirman.

Dari hasil pembahasan tersebut, kata Sukirman, didapatlah plafon anggaran KUA dan dan ppas Tahun Anggaran 2022 yakni pendapatan diproyeksikan sebesar Rp. 863.577.419.924,43. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp. 93.738.699.924,43.

” Pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp. 745.000.000.000,00 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp. 24.838.720.000,00,” ujar Sukirman.

Sementara itu, Sukirman menerangkan untuk Belanja diproyeksikan sebesar Rp.991.025.868.660,00. Sehingga dengan perbandingan antara total pendapatan dengan total belanja daerah maka terdapat defisit sebesar Rp127.448.448.735,57.

” Defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar
Rp.127.448.448.735,57 yang terdiri dari penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp. 134.448.448.735,57. dan pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp.7.000.000.000,00,” imbuh Sukirman.

Lebih lanjut Sukirman mengatakan dirinya bersyukur telah dilakukan penandatanganan nota kesepakatan kebijakan umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2022 yang telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

” Akhirnya atas perkenan pimpinan DPRD Kabupaten Bangka Barat serta seluruh anggota DPRD yang telah membahas dan menyepakati kebijakan umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2022, kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya dan mohon maaf atas segala kekurangan,”katanya.

Sukirman berharap melalui penandatanganan nota kesepakatan ini akan menjadi awal dan langkah menuju Kabupaten Bangka Barat yang lebih baik sebagaimana yang diharapkan bersama-sama. ( IBB/ADV )

loading...

Check Also

Kodim 0431/Bangka Barat Bagikan BTPKLW kepada 1500 Orang

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kodim 0431/Bangka Barat membagikan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung ( …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *