Reses Hari Pertama, Ferdi Serap Aspirasi Masyarakat Nelayan di Ketapang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pada reses hari pertama, Anggota Komisi III DPRD Bangka Belitung (Babel), Ferdiyansyah memilih bertemu dengan masyarakat nelayan, pelaku usaha perikanan dan pengguna jasa yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Sungai Batu Rusa Ketapang Pangkalpinang, Jumat (4/12).

Pada reses tersebut, tampak puluhan masyarakat yang hadir tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19. Berbagai hal aspirasi yang diterima dalam ajang silaturhami anggota fraksi Partai Gerindra ini, meliputi kritikan, evaluasi dan masukan guna kemajuan pembangunan ibukota provinsi ini.

Dalam kesempatan itu juga, disampaikan Ferdi, bahwa sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pengolaan PPI kini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Babel. Oleh sebab itu, kata dia, sudah selayaknya PPI yang ada sekarang akan dibangun kembali untuk kenyamanan para pengguna jasa PPI Ketapang.

“Oleh karena itu, insya Allah pada tahun 2021 PPI ini akan dibangun kembali bersumber dari APBD. Saya sangat mendukung, apalagi dalam pembangunan kembali PPI ini mengakomodir para pengguna jasa, para pelaku UMKM dan pelaku pariwisata,” jelasnya.

Perbaikan pembangunan PPI Ketapang, menurut Ferdi, tentunya akan membuat nelayan tangkap maupun budi daya dapat dengan leluasa membongkar dan melabuhkan kapalnya dengan aman dan nyaman.

“Begitu juga dengan pelaku usaha perikanan, dapat melakukan usahanya dengan nyaman. Untuk pelaku UMKM Insya Allah akan dibangun tempat berdagang yang representatif,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk pelaku pariwisata nantinya akan dibangun tempat kuliner kawasan Jembatan Emas. “Selain itu, pelaku usaha pariwisata dengan paket wisata ke pulau-pulau seperti Pulau Semujur dan Pulau Ketawai dan lain-lain nanti bisa memberangkatkan wisatawan dari PPI ini,” jelasnya lagi.

Ferdi juga menambahkan, akan ada docking kapal dan cold storage yang akan menjamin mutu ikantetap bagus dan layak untuk dikonsumsi. Dengan perbaikan ini, maka Pemprov Babel nantinya punyaPPI yang jadi pilot project bagi daerah lain di Indonesia sebagai karya nyata untuk masyarakat Babel.

“Insyaallah PPI ini akan menjadi percontohan bagi PPI yang ada dipropinsi kita maupun provinsi lainnya. Untuk itulah dengan adanya reses ini banyak masukan-masukan dari pengguna jasa PPI ini akan diakomidir dalam pembangunan PPI ke depan,” pungkasnya.(*/DEI)

loading...

Check Also

Belitung Darurat BBM, Eka Budhiarta Minta Pertamina Tambah Kuota

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Kabupaten Belitung dan Belitung Timur saat ini mengalami darurat bahan bakar minyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *