Respon Time, Kecamatan di Bangka Barat Ditugasi Makamkan Jenazah Pasien Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat (Babar) melakukan sosialisasi serta simulasi pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia di kantor Satpol PP setempat, Selasa (9/3).

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babar, Sidarta Gautama mengatakan di tahun 2021, sesuai dengan penekanan dari Pemerintah Pusat, Satgas Covid-19 dari unsur wilayahnya yang harus diperkuat, artinya dimana kelurahan, desa, kecamatan yang harus dikedepankan dalam hal penanganan dan pencegahan.

Maka dari itu, kata dia, selain penegakan disiplin prokes, tracking dan pengambilan sample hasil tracking, evakuasi, kecamatan yang ada di Babar juga akan diberi tugas terkait pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Kabupaten tetap, hanya dia lebih kepada supervisi dan edukasi, pembinaan dan fasilitasi, perlengkapan segala macam kita yang bantu. Kenapa pemakaman ini kita serahkan kepada kecamatan, untuk masalah respon time,” kata Sidarta.

Dijelasian Sidarta, di tiap kecamatan nantinya akan disiapkan tim khusus. Tim khusus tersebut berisi sekitar tujuh orang untuk pemakaman dengan tata cara pemakaman Covid-19.

Sedangkan terkait anggaran, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut ke TAPD yang mana semua anggaran pemakaman akan diserahkan ke kecamatan.

Lebih lanjut dikatakan Sidarta, agar standar pemakaman Covid tidak berbeda – beda di setiap kecamatan, maka secara bergiliran pihaknya sudah mengatur jadwal.

“Hari ini Parittiga dan Jebus karena ini Polseknya sama, Koramilnya sama, tinggal Puskesmas nya saja yang ada tiga. Intinya tim itu ada 7 orang. Ditambah 2 orang penyemprot disinfektan, jadi jumlahnya 9. Kalau mau tambah satu lagi jadi 10, karena kami sudah menganggarkan 10. Satu orang itu untuk dokumentasi. Selain itu nggak boleh masuk,” jelasnya.

Selain itu, Sidarta menambahkan peran Polsek dan Koramil adalah mengawal pemakaman itu agar jangan sampai masyarakat berkerumun pada prosesi pemakaman. Mulai dari datang nya mobil jenazah sampai dibawa ke tempat pemakaman.

“Pelaksanaan tidak menutup kemungkinan malam hari, kalau kami sih malam terus belum pernah siang. Petugas pemakaman tugasnya hanya memakamkan. Jadi jenazah diantar pihak rumah sakit. Kalau ada yang meninggal pastikan dulu hasil nya positif, tanya pihak RS apakah tanggung jawab ke pemetian segala macam, ini perlu jangan sampai dia terabaikan nggak ada yang ngurus. Tapi biasanya pihak rs yang ngurus. Baru dipeti dan dikirim,” tukas Sidarta. ( IBB )

loading...

Check Also

PT Timah Bersama Masyarakat Tanam 2000 Pohon Bakau di Kawasan Teluk Rubiah

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Divisi CSR PT Timah Tbk, Unit Metalurgi Muntok serta masyarakat Kampung Teluk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *