Sidak ke Pasar Modern Koba, Algafry Sebut Kenaikan Harga Masih Wajar

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kapolres Bateng melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok komoditi menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah ke Pasar Modern Koba, Jum’at (7/5)

Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan bahwa harga masih stabil, walaupun dirinya membenarkan ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga.

“Kita lihat daftar list harga beragam komodity masih stabil, namun memang ada beberapa komoditi yang harganya naik. Kenaikan itu dikarenakan kualitasnya sangat baik, jadi ada yang naik sekitar Rp 1.000 sampai Rp 2.000, namun itu masih dalam tahap wajar,” ujar Algafry.

Algafry juga mengimbau pihak disperindag untuk terus melakukan pemantauan harga menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari.

“Sudah kita minta Disperindag agar dipantau terus, seperti minyak goreng. Di mana memang kita lihat harga minyak goreng ini ada kenaikan yang signifikan, karena memang juga dipengaruhi dengan harga minyak sawit, meski begitu harga tetap terjangkau, karena kenaikannya tidak lebih dari Rp 2.000, namun tetap saja kita akui harga minyak goreng ini sangat menonjol,” kata Algafry.

Sementara itu untuk komoditi seperti daging, Algafry menyampaikan bahwa masih relatif aman dan terjangkau. Untuk komoditi daging di Bangka Tengah, InsyaAllah itu relatif aman dan masih terjangkau.

“Dan kita juga sudah minta kepada salah satu distributor di Koba, yaitu Bapak Haji Samud untuk bisa menstabilkan harga, harapannya harga tidak lebih dari Rp 140.000/kg, kalau di tempat lain harga mungkin melonjak, tapi di Bangka Tengah saya harap harga stabil dan stok daging kita InsyaAllah cukup,” ungkap Algafry.

Sementara itu salah satu pedagang di Pasar Modern Koba, Santi mengungkapkan bahwa minyak goreng merek Fortune [1 L/ Pillow Pack] adalah yang paling banyak diburu pembeli dengan kisaran harga Rp 14.000/Liter.

“Harganya memang naik, tapi tetap diburu pembeli, awalnya harganya itu Rp 13.000 dan kini Rp 14.000,” ujar Susanti.

Di tempat yang sama Najib salah satu pedagang mengatakan bahwa untuk harga ayam mengalami kenaikan, di mana berkisar antara Rp 38.000/kg sampai Rp 40.000/kg, sedangkan bulan lalu masih Rp 30.000. Sedangkan untuk yang sudah dipotong harga bisa mencapai Rp 42.000.

“Harga memang naik, kenceng naiknya, kalau untuk komoditi ayam nih tidak susah didapatkan, cuma harga mahal dan biasanya kita ambil dari Pangkalpinang,” jelas Najib.

Sedangkan untuk harga daging menurut pantauan awak media bulan lalu harga daging sapi masih berkisar Rp 120.000/kg sampai Rp 125.000/kg, namun saat ini sudah tembus Rp 140.000/kg.

Salah seorang warga, Jesi (40) mengaku meski harga komoditi di pasar naik, karena menjelang hari Raya Idul Fitri dirinya tetap berbelanja namun tidak bisa banyak.

“Tetap beli, sebab butuh untuk masak sehari-hari, apalagi untuk hari Raya, tetap harus masak, namun mang belanjanya diguyur dikit-dikit, dak sanggup men langsung banyak,” katanya. (RN)

loading...

Check Also

Mahasiswa KKN STIH Pertiba Bangun Posko Penyuluhan Hukum di Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Sekolah Tinggi Ilmi Hukum (STIH) Pertiba Pangkalpinang akan mendirikan posko penyuluhan hukum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *