Tolak Pelemahan KPK, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bangka Belitung menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait penolakan terhadap segala bentuk pelemahan di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator Daerah Aliansi Mahasiswa Babel, Noval mengatakan, terjadinya pelemahan di tubuh KPK berkenaan dengan penonaktifan beberapa pegawai KPK disebabkan oleh Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dinilai cacat formil secara substansi.

“Saya sebagai masyarakat biasa melihat dan bertanya, kenapa negara kita memelihara tikus tikus negara? Dimana suaranya terkait KPK dilemahkan? Dimana ketidakadilan yang ada di negara ini?,” teriak Noval dalam orasinya di depan Gedung DPRD Babel, Selasa (6/7).

Oleh karena itu, mewakili ratusan suara dari rekan-rekannya, dia menuntut agar DPRD Babel ikut menyuarakan dan mendukung dalam penolakan terhadap segala bentuk pelemahan di tubuh KPK ke pemerintah pusat.

“Katanya negara ini menjamin asas demokrasi, tetapi uang rakyat terus diambil dimana-mana dilakukan pelemahan KPK bisa dilihat. Oleh karenanya, kami berharap pimpinan DPRD terketuk hati nuraninya, Apakah kita hanya bisa diam? Mahasiswa saja bergerak sekarang untuk menyelamatkan KPK,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi didampingi Wakil Ketua, Amri Cahyadi menyatakan sepakat untuk ikut mendukung dalam penolakan terhadap pelemahan di tubuh KPK.

Pihaknya pun, disampaikan Herman, akan meneruskan tuntutan dari para mahasiswa tersebut dengan melayangkan surat resmi secara langsung ke Presiden dan DPR RI, serta ditembuskan ke KPK.

“Kami sepakat bahwa di negeri ini tidak boleh melakukan pelemahan terhadap KPK, kami mendukung itu semua, KPK harus kuat, kami juga mendukung bahwa di negeri ini tidak boleh ada ketidakadilan,” ujar Herman dihadapan ratusan mahasiswa.

“Oleh karena itu, kami bersedia hadir bersama kawan-kawan mahasiswa, kami dari lembaga legislatif nanti akan menyampaikan semua aspirasi ini kepada Presiden RI, kemudian yang kedua, kepada Ketua DPR RI, lengkap dengan apa yang disampaikan oleh kawan-kawan mahasiswa yang ditembuskan kepada KPK,” terangnya.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Ketua DPRD Babel dengan disaksikan oleh ratusan mahasiswa.

Setelah mendapatkan dukungan dan kesepakatan dari pimpinan DPRD Babel, ratusan massa mulai membubarkan diri secara tertib dengan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. (DEI)

loading...

Check Also

Hadirkan Telekomunikasi di Daerah Pelosok, Gubernur Babel Minta Komitmen Operator Seluler

WARTABANGKA, JAKARTA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman meminta para operator seluler untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *