Tunggu Hasil Swab 1 Pegawai, Dinas PUPR Bangka Barat Terapkan WFH

WARTABANGKA, MUNTOK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Barat saat ini tengah menjalani work from home (WFH). Pasalnya, ada satu pegawai yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 klaster perkebunan sawit PT BPL. Kebijakan WFH ini diinisiasi langsung oleh Kepala Dinas PUPR Bangka Barat, Suharli.

“Jadi dengan adanya kontak erat dengan pak J (pasien positif Covid-19) itu, dia (salah satu pegawai-red) dikarantina tapi hasil swab nya belum tau, karena belum ada (hasil-red) cuma kami kan daripada dia nanti positif baru kita ini kemana mana lebih baik sementara kami WFH kan dulu sampai menunggu hasil swabnya,” kata Suharli via telepon, Senin (5/10).

Suharli melanjutkan Kantor Dinas PUPR tetap diliburkan sampai menunggu hasil swab yang pertama dan kedua dari pegawainya tersebut keluar. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BKD dan Pj Sekda Bangka Barat. Saat ini, kantor tersebut telah disemprot dengan cairan disinfektan oleh Tim GTPPC-19.

“Disinfektan dulu hari ini, bukan sehari artinya kami hari ini disinfektan dulu sambil menunggu kalau menurut Pak Darta itu dia itu dua kali swab kan, kalau dua kali swab nya itu negatif ya langsung buka. Sementara hasilnya belum keluar dua kali kita WFH dulu. Artinya tetap bekerja bukan berarti WFH itu libur semua,” tegasnya.

Suharli mengungkapkan meskipun tidak ada aktivitas apapun di dinas PUPR, namun saat ini dirinya dan beberapa pegawai lainnya masih tetap bekerja di lapangan.

“Kami ini lagi dilapangan dengan pak kades Air Putih ke PT SMF jadi tidak ada kata libur tetap bekerja seperti biasa. Kalau memang dia harus ke lapangan, ke lapangan karena di lapangan mungkin lebih terbuka lebih panas mudah-mudahan sehat. Kalau di kantor biasalah kena AC kena ini yang penting pekerjaan ini tetap berjalan. Ini kami masih terus bergerak masalah koordinasi masalah jalan Air Limau Tanjung Ular jadi koordinasi dengan PT SMF. Artinya tidak ada kata libur walaupun WFH hanya namanya WFH tapi tetap bekerja,” ujar Suharli.

Disamping itu, dia menyebutkan pada intinya, pihaknya terus mengantisipasi hal-hal yang tidak memungkinkan apalagi sekarang ini penularan virus Covid-19 terus bertambah. Apabila hasil swab pegawainya ini terkonfirmasi positif Covid-19, tidak menutup kemungkinan yang kontak erat dengan pegawai tersebut akan di swab test juga.

“Jadi kita harus waspada. Kita kan belum tau hasil dia ini kalau ketika dia ini memang positif mungkin yang kontak erat dengan dia juga kita swab juga,” ungkapnya.

Suharli menambahkan pegawainya yang dikarantina di Gedung Diklat Pemkab Bangka barat dalam keadaan sehat. Ia pun memberikan semangat kepada pegawainya untuk tetap menjaga kondisi badannya agar tetap fit.

“Pegawai kami itu ku kontak melalui hp dalam kondisi sehat. Yang penting ku bilang jangan banyak pikiran, pokoknya semangat, makan kuat, vitamin makan, olahraga berjemur disitu,” pungkas Suharli. (*/IBB)

loading...

Check Also

Resmi Jadi Kapolres Babar, AKBP Agus Siswanto Akan Lanjutkan Inovasi Kapolres Lama

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Bangka Barat yang baru, AKBP Agus Siswanto, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *