Vaksinasi Sasar Ibu Hamil, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kandungan

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG-Program vaksinasi kini menyasar ibu hamil, setelah mendapat rekomendasi keamanan untuk disuntikkan kepada ibu hamil setelah mendapat rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dan juga masukan dariBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), IBI dan Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI).

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) Muhammad Brizain menyebutkan vaksin yang akan disuntikkan kepada ibu hamil ini adalah vaksin Sinovac yang selama ini disuntikkan dalam program vaksinasi.

“Vaksin ini sudah diteliti baik di luar negeri Amerika, Eropa, Arab Saudi Timur Tengah, bahwa ternyata kejadian ikutan paska imunisasi (kipi) untuk ibu hamil tidak ada beda dengan yang tidak hamil,” kata Brizain, Kamis (19/8).

Artinya, sebut dia, apa yang dirasakan orang biasa ketika usai vaksin juga akan sama yang dirasakan oleh ibu hamil, efek vaksin pada umumnya seperti ngilu pada bagian yang disuntik, bisa saja ada demam, mengantuk atau lainnya.

Ibu hamil yang bisa divaksin adalah usia kehamilan 13 hingga 33 minggu, atau memasuki tri semester kedua kehamilan.

Sebelum divaksin ibu hamil terlebih dahulu discreening oleh dokter dan petugas medis, terutama ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit hipertensi.

“Jika ibu hamil ada masalah teknis seperti tensi tinggi atau masalah lain di kehamilan, maka POGI akan melakukan penanganan agar bisa terkontrol sebelum mendapatkan vaksin,” terangnya.

Brizain menyebutkan, meskipun efikasi vaksin Sinovac hampir 60 tetapi vaksin ini juga bisa memberikan kekebalan dalam tubuh, tubuh yang sudah mendapatkan vaksin ketika ada virus masuk, sudah bisa melawan virus corona.

“Meskipun efikasinya lebih rendah dari moderna tetapi Sinovac lebih aman untuk ibu hamil,” ulasnya.

Ia mengajak, ibu hamil untuk mendapatkan vaksin ini, agar terbentuk kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terpapar serta kesakitan akibat corona.

“Ibu hamil jangan takut divaksin, dan apabila terpapar harus semangat jangan down, jangan lemah hingga akhirnya saturasi turun, kalau sudah dirawat itu yang kita khawatirkan,” tutupnya. (two/*)

loading...

Check Also

Proses Instalasi Komponen Mesin Capai 81 Persen, PLN 24 Jam Non Stop Pulihkan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Proses instalasi komponen mesin PLTMG dari Riau kini mencapai 81 persen. Sejak kedatangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *